Tuesday, December 23, 2014

An Unrecruited Love

Ini bukan sebuah cerita...

Ini hanya sebuah tulisan yang mengungkapkan isi hati ini

Yang hanya bisa kutuangkan lewat sebuah tulisan...


Dear Love,
Cinta itu....
Untaian 5 huruf C.I.N.T.A
Yang berubah menjadi satu kata penuh makna
Satu kata yang mengandung banyak cerita
Satu kata yang bisa merubah gelap menjadi terang atau sebaliknya
Satu kata termanis yang bisa menggiring kepada kebahagiaan.   abadi atau kesedihan terperih

This is My Love

Berawal di musim panas di bulan Juli
Mentari bersinar cerah
Seorang gadis cilik pemalu yang sama sekali tak mengerti apapun tentang cinta
Berjalan dengan ringan melangkahkan kakinya memasuki dunianya yang baru
Keluar dari kekangan yang selalu menahannya
Menuju ke dunia di mana banyak orang berkeliaran

Satu langkah...
Dua langkah...
Gadis cilik itu melangkah dengan ragu- ragu
Tapi matanya selalu menatap ke depan
Begitu kaki- kaki kecilnya menapak di tempatnya menimba ilmu dari orang lain untuk pertama kalinya
Yang dilihatnya pertama kali di antara berpuluh-puluh kerumunan manusia adalah seorang anak lelaki kecil berkulit putih pucat dengan wajah yang datar yang membuatnya tertarik

Orang- orang yang lewat seakan hanya sekelebatan mata
Fokus matanya hanya mengarah pada anak itu
Laki- laki pertama sesudah ayahnya yang bisa membuatnya tersenyum lebar hanya dengan melihatnya

Dan di sanalah takdir cinta gadis kecil itu dimulai...
.
.
.
.
.
.
Cinta monyet
Sebutan untuk cinta anak sekolah
Cinta yang muncul dengan mudah
Dan dengan mudah pula untuk pudar

Saat 2 orang diletakkan di suatu tempat
Mereka akan canggung di awal
Tapi mereka akan saling membiasakan diri satu sama lain
Sehingga tumbuh suatu perasaan baru
Hal itu yang sering disalah artikan sebagai cinta
Perasaan itu...
Cinta atau nyaman

Bagaimana dengan Cinta lokasi?
Mungkin....
Sama saja dengan cinta monyet....
.
.
.
.
.
Percayakah kamu dengan 'Love at the first sight'?
Cinta pada pandangan pertama...
Konyol memang...
Tapi hal itu benar adanya
Yang sedikit membingungkanku
Perasaan itu cinta atau kagum?

Perasaan manusia adalah hal terumit yang sulit dideskripsikan dengan kata- kata
.
.
.
.
.
2 tahun terlewat sudah
Gadis kecil itu tak mengingat masa lalunya
Entah karena dia tidak bisa mengingat atau tak ingin mengingat masa kecilnya yang suram

Gadis kecil itu sudah sedikit lebih tinggi dari sebelumnya
Dia menempuh pendidikan yang lebih tinggi
Sekolah dasar
Si mana dia memulai belajar berkomunikasi dengan teman sebayanya
Melepas sedikit demi sedikit tali pengekang yang mengikatnya
Bergerak lebih bebas lagi

Dear my love...
Gadis kecil itu bersyukur dia bersama dengan anak itu lagi
Hari berganti hari
Gadis itu berkembang
Dia bisa tersenyum
Meski sedikit terpaksa

Dia mulai mengenal 'persahabatan'
Satu kata indah di mana hanya ada dia dan sahabatnya di dunia ini
Dia menikmati harinya dengan bahagia

Persahabatan yang ia pilih sungguh berbeda
Kadang ia berpikir apa dia pantas
Mendapat sahabat yang begitu bersinar
Gadis kecil itu merasa berbeda dengan sahabatnya

Dia tak bisa mempercayai siapapun
Dia takut tersakiti
Dia takut hanya dimanfaatkan

Baginya perasaan manusia adalah sesuatu paling menakutkan yang pernah tercipta di muka bumi ini
Perasaan di dalam hati
Tersembunyi dengan rapi
Walaupun terlihat baik
Tak ada yang tahu isi hati manusia
Hanya Allah yang tahu

Gadis kecil itu menjalani harinya seperti biasa
Berjalan bersama sahabatnya membuatnya merendah
Gadis kecil itu hanya diam
Meski hatinya dipenuhi segala prasangka
.
.
.
.
Orang yang paling dekat dengan kita adalah orang yang paling berpotensi melukai kita
.
.
.
.
Dear my Love
Dia sedikit berubah
Dia sudah bisa mempercayai sahabatnya
Tapi dia tetap takut dengan pandangan orang

Masalah bermunculan
Berbagai mata memandang persahabatan mereka dengan penuh rasa iri
Persahabatan mereka terlalu dekat
Banyak yang berusaha memisahkan mereka
Tapi mereka hanya tersenyum menghadapinya

Dear my love
5 tahun berlalu sejak pertemuan mereka
Gadis kecil itu sedikit menyadari ada rasa berdesir di dadanya saat melihatnya
Dia menyangkal yang namanya Cinta
Dia menganggap anak laki- laki itu sebagai idolanya

Dear my love
Masa sekolah dasar hanya tinggal menunggu
Tahun terakhir rasanya berjalan begitu cepat
Tapi dipenuhi momen yang tak pernah dilupakan anak itu
Beberapa tahun yang lalu anak baru datang menggantikan yang pindah. Lalu pindah lagi dan diganti lagi. Berawal di 25 dan berakhir di 25 dengan anggota yang sudah berubah.
Kedatangan anak baru yang mempunyai minat yang sama dengannya ternyata berbuah permasalahan.
Tapi gadis kecil itu hanya diam menghadapinya.
Bagaimana dengan cintanya?
Hey,
Dia mencintai orang yang salah
Orang yang di sukai begitu populer
Berbeda dengannya yang suram
Tapi dia tulus menyukainya selama 8 tahun ini
Dia hanya bisa tersenyum dalam hati melihat dia tersenyum
Walau senyum itu bukan untuknya
Suaranya bagi musik di telinganya
.
.
.
Kini 10 tahun lebih sejak pertemuannya dengan anak itu
Anak itu sekarang perada jauh darinya
Dia makin tak terjangkau
Hanya bisa mendengar kabar dari kicauan sosmed

Cinta itu...
~Nano-nano ^^~
.
.
.
Dear My Love,
Hey, kurasa aku berubah pikiran
Akhir-akhir ini aku terus berpikir
Apakah...
Aku menyerah saja?
Penantian selama 10 tahun,
Haruskah musnah dalam hitungan menit??

Dear My Love
Aku sudah lelah
Rasanya sulit untuk bernafas
Semakin aku mencoba mencari tahu tentang dirimu
Semakin aku merasakan sakit
.
.
.
Jika ada yang menanyaiku siapa orang yang paling aku benci
Aku akan menjawab kamulah orangnya
Bagaimana mungkin aku menyukai orang
Yang bahkan tidak memberiku kesempatan untuk masuk ke hatinya
Tapi ada yang lebih kubenci
Diriku sendiri
Yang tidak pernah bisa membencimu
.
.
.
.
~Babo~
.
.
Dear My Love,
Hari ini aku kembali melihat wajahnya
Tidak dari foto seperti biasanya
Kini dia nyata, tampil secara live di depanku
Tampan
Hanya itu yang terbesit di pikiranku
Aku pernah bertaruh dengan diriku sendiri
Jika aku melihatnya lagi
Jika hatiku masih berpacu saat memandangnya
Maka aku akan terus mengejarnya
Hari ini aku ingin melakukan pertaruhan itu
.
.
Ternyata cerita ini memang belum berakhir
Aku senang melihatnya walau dia tidak melihatku
Aku munafik sekali ya?
Mana mungkin aku senang
Kalau dia bahkan sama sekali tidak melihatmu
Selamanya aku hanya bisa memandangnya dari jauh
.
.
.
Kehidupan ini tidak semudah dalam cerita yang aku tulis
Anime yang aku tonton
Komik yang kubaca
Ini adalah kenyataan
Kenyataan kejam yang menyatakan bahwa kehidupan cintaku hanya akan berakhir seperti ini
Pada akhirnya hanya tinggal aku
Memandangnya melangkah ke pelaminan
Duduk dengan raut wajah bahagia
Mengucapkan ijab qabul dengan seorang wanita di sampingnya
Dan bahagia untuk selama-lamanya
Meninggalkanku sendiri dalam sepi
.
.
.
Aku bahagia berada dalam dunia fantasiku
Di mana tidak ada yang mengusikku
Tidak ada yang bisa melukaiku
Aku bebas mengekspresikan diriku
Dan aku bebas darimu
Dari rasa cinta yang terus membelengguku
.
.
.
Dear My Love
Kamu muncul
Lebih dekat
Kali ini kau bahkan bisa melihatku juga
Tapi dalam jarak sedekat ini
Kenapa masih terasa sangat jauh
Rasanya seperti tak terjangkau
.
.
.
Cinta, Suka, benci
Bukankah mereka beda tipis?
Bagaimana dengan obsesi?
Bukankah mereka juga sama?
Sebenarnya, perasaan ini apa?
Apa ini cinta, suka, atau hanya sekedar obsesi?
Aku bahagia saat memikirkannya
Aku bahagia saat melihatnya
Apa itu cinta? Atau hanya sekedar suka?
Aku benci melihatnya dengan yang lain
Aku benci saat ada yang menyukainya
Apa itu obsesi?
Aku menyukai wajahnya
Aku menyukai suaranya
Apa aku hanya kagum padanya?
Kalau benar,
Sekarang apa bedanya kau dengan idolaku yang lain?
Aku benar-benar tidak mengerti
Beritahu aku
Selama ini aku belum bisa menjawabnya
Kenapa aku bisa menyukaimu?
Apa karena kau tampan?
Tidak, idolaku jauh lebih tampan darimu
Suaramu? Keahlianmu? Kepintaranmu? Kekayaanmu?
Kalau aku menjawab pertanyaan itu dengan jawaban seperti itu
Bukankah itu berarti perasaanku hanya obsesi belaka?
Aku menyukaimu
Karena kau adalah kau
Aku mencintaimu karena itu kamu
Aku hanya tahu
Kalau perasaanku padamu adalah sebuah takdir
Aku ditakdirkan untuk mencintaimu
Tapi aku tidak ditakdirkan untuk memilikimu
Cinta tidak harus memiliki
Tapi, bolehkah aku berharap walau sedikit saja?
Bolehkah aku tetap menjaga perasaan ini
Sampai aku menemukan 'my true love'
.
.
.
Jika suatu saat nanti aku menyatakan perasaan ini padamu
Percayakah kamu kalau aku mengatakan bahwa aku sudah menyukaimu sejak dulu?
Kau mungkin berpikir
Mana mungkin anak sekecil itu tahu yang namanya cinta?
Mana mungkin ada orang yang menunggu cinta tak berbalas selama lebih dari 7 tahun?
Saat itu aku memang tidak mengerti apa itu cinta
Aku hanya mengagumimu sejak pertama kali kita bertemu
Lambat laun rasa kagum itu bertumbuh menjadi perasaan yang sulit kujabarkan dalam untaian kata-kata
Menunggu adalah kegiatan yang membosankan
Aku sangat benci menunggu
Tapi anehnya aku menikmati waktu di mana aku terus menunggumu
4 tahun waktu yang kuhabiskan untuk menunggumu
4 tahun juga aku mencoba menyerah tentangmu
4 tahun juga kau selalu muncul di dalam kepalaku dan memporak porandakan hatiku
Kalau sudah begini,
Bagaimana bisa aku semudah itu melupakan perasaanku padamu?
.
.
Selama 4 tahun ini aku hanya bisa melihatmu dari jauh
Tapi di umurku yang ke 17 ini, aku mendapat banyak kejutan
Aku jadi lebih sering melihatmu
Lebih dekat dari biasanya
Tapi saat kau datang ke sekolah kami
Aku senang memang...awalnya..
Aku menatap matamu
Kau balas menatap kemudian tersenyum 5 jari padaku
Setelah itu
Hilang sudah semua impianku
Seperti dugaanku
Kau populer
Banyak yang menyukaimu
Ucapan kekaguman menghantamku dari setiap sisi
Ingin rasanya aku berteriak, "Aku yang melihatnya duluan! Aku yang menyukainya lebih dulu! Aku yang mencintainya lebih lama dari kalian!!"
Aku benar-benar egois ya?
Menjijikkan..
Aku bahkan bukan siapa-siapa bagimu
Tapi aku seenaknya mengklaim dirimu
Saat itu juga aku baru menyadari
Mataku sudah basah
Digenangi oleh butiran-butiran air
Yang perlahan jatuh membasahi wajahku
Aku sadar
Aku ini tak pantas menyukaimu
Tapi kumohon sekali lagi
Izinkan aku tetap menjaga perasaan ini
Sampai aku berhasil melupakan perasaan ini
Sampai aku menemukan dia
Atau aku akan tetap terpuruk dalam cinta tak berbalas ini
.
.
.
Aku senang
Di usiaku yang ke 17 ini
Aku bisa berinteraksi kembali denganmu
Setelah 4 tahun
Kita hanya saling tersenyum satu sama lain
Hubungan kita sangat canggung
Sangat sulit untuk saling menyapa
Bagaimana jika nantinya aku menyatakan perasaan ini padamu?
Akan seperti bagaimana lagi hubungan kita?
Mungkin saat itu juga kamu tidak akan memandangku sebagai teman lagi
Karena itu lebih baik kusimpan rasa ini
Meski rasanya sangat berat
Membuatku sulit untuk bernafas
9x-7i > 3(3x-7u)
.
.
.
Hari ini aku menyadari sesuatu
Kadang kita sering salah mengartikan rasa nyaman kita sebagai suka
Sekarang aku berpikir
Sebenarnya yang mana perasaanku?
Apa aku hanya nyaman dengannya?
Sepertinya tidak...
Aku bahkan sama sekali tak akrab dengannya
Hatiku selalu berdesir saat melihatmu
Karena itu aku bilang aku cinta padamu
Aku mungkin memang sudah besar
Tapi tak kusangka pikiranku se-simple ini...
Aku benar-benar belum mengerti
Cinta itu masih terlalu rumit
Atau...
Aku sudah lupa?
Bagaimana rasanya mencintai seseorang?
Aku ingin merasakan sensasi itu lagi
Di mana seluruh bagian tubuhku ikut mengatakan bahwa aku 'jatuh cinta'
.
.
.
Bagaimana menurutmu?
Mengejar sesuatu yang mustahil untuk dikejar
Apa aku salah mengatakan itu mustahil?
Aku ingat ada kalimat yang mengatakan 'tidak ada yang mustahil di dunia ini'
Haha... Mungkin itu benar...
Selama ini yang membuatku mustahil untuk mencapainya adalah diriku sendiri
Aku terus memutari jalan yang sama selama 10 tahun
Tanpa mencoba mencari jalan yang lain
Aku hanya menjadi stalker-nya
Tanpa mau bergerak dari posisiku saat ini
Kalau seperti ini
Bagaimana caranya dia bisa menyadari keberadaanku?
Aaa... Bahkan mungkin sepertinya dia tidak mau melirikku....
Menyedihkan...

~~~~~~~~~~~~

No comments :

Post a Comment